Build APK Secara Lokal – Prolog

Setelah sekian lama tidak post dikarenakan jadwal saya yang padat (atau karena tidak tahu mau post apa), akhirnya saya bisa post kembali. Kali ini tutorial yang akan saya bagikan masih berhubungan dengan post an sebelumnya yaitu Bagaimana Cara Export Project Construct 2 menjadi APK Android.

Namun yang berbeda disini yaitu pada tutorial kali ini kita akan menggunakan local build.

 

Apa itu Local Build?

Sebelumnya, apa sih maksud local build itu? jadi intinya kalau sebelumnya kita membuild apk menggunakan Intel XDK, yang artinya kita harus upload terlebih dahulu project yang kita buat termasuk plugin-plugin yang ter-install,nah untuk kali ini kita tidak perlu repot-repot upload berulang-ulang untuk build apk karena kita akan membuildnya menggunakan komputer/laptop kita sendiri.

Apa saja kelebihannya?

Selama saya menggunakan local build, saya merasakan manfaat yang cukup signifikan. Berikut merupakan beberapa kelebihan menggunakan local build:

  1. Lebih cepat!. Dengan local build, kamu tidak perlu menunggu untuk proses upload yang lama, belum lagi mengatur-atur kembali proyek jika terjadi kesalahan pada proyek sebelumnya. Semua dilakukan secara local di komputer sendiri.
  2. Lebih hemat kuota. Tentunya, dengan mengubah siklus “upload dulu baru build” menjadi “langsung build” akan terasa perbedaannya dalam hal kuota. Terutama bagi kamu yang menggunakan koneksi data yang di limit alias tidak Unlimited.
  3. Lebih leluasa untuk berkreasi. Terutama untuk kamu yang memang berlatar belakang mobile programmer akan lebih cocok dengan metode local build ini karena semua script yang kamu butuhkan ada di depan mata. Kamu bisa mengubah script-script terseut sesuka hati agar performa game yang dibuat menjadi maksimal.
  4. Penggunaan plugin yang tidak dibatasi. Dengan menggunakan local build, kamu bisa menambahkan plugin sesuai kebutuhan dan kehendakmu sendiri. Kamu bisa mendownload terlebih dahulu dari Git, NPM, atau source lain dan memasukkannya secara lokal dari komputermu.
  5. Tidak terdapat splashscreen tambahan. Jika dibandingkan dengan cloud build lain yang menawarkan jasa build apk secara gratis dengan syarat menampilkan splash screen mereka, local build tidak perlu! Tidak akan ada splashscreen tambahan dalam aplikasi yang kita build secara lokal.
  6. Dan Tentunya Gratis. Local build tidak memerlukan biaya apapun untuk menggunakannya. Tidak perlu daftar akun ini itu. Cukup sedia pc kamu sudah bisa menggunakan metode local build ini.

Bagaimana dengan kekurangannya?

Selain kelebihan, tentu saja ada kekurangannya. Lalu apa saja kekurangan menggunakan local build?

  1. First install yang sedikit rumit. Berbeda dengan aplikasi lain yang menawarkan jasa build apk secara cloud yang tinggal pakai, nah kalo local build kita harus men-setting komputer kita dari awal terlebih dahulu. Tapi tenang, hal tersebut hanya dilakukan SATU KALI saja, dan itu bersifat permanen. (Terkecuali kamu menguninstall lagi komponen yang dibutuhkan atau meng install ulang komputer). Dan terlebih lagi kamu akan dipandu untuk melakukan semua konfigurasi dari awal.
  2. Tidak cocok untuk kamu yang tidak punya komputer/laptop pribadi. Mengapa? ya karena first install yang sedikit rumit dan memakan waktu diatas. Kebayang dong kalo kamu ke warnet install ini itu ngabisin waktu berjam-jam cuma buat persiapan build apk doang (dan dilakukan secara rutin), pasti ribet. Jadi, kalo kamu belum punya komputer/laptop saya lebih menyarankan untuk menggunakan cloud build.

Jadi, sudah yakin dengan Local Build?

Bagaimana? Jika kamu yakin dan tertarik untuk membuild apk secara lokal, kamu bisa mengikuti tutorial ini. Berikut saya sajikan daftar isi untuk tutorial kali ini :

  1. Konfigurasi JDK
  2. Konfigurasi Android SDK
  3. Konfigurasi Apache ANT
  4. Konfigurasi Node.js
  5. Instalasi Cordova dan Pembuatan Project
  6. Sign APK

3 Replies to “Build APK Secara Lokal – Prolog”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *